2024
Akhir tahun 2024 menjadi awal dari sebuah cerita yang tidak pernah direncanakan.
Di sebuah kantor yang sama, hadir sosok rekan kerja baru yang tanpa sadar mencuri perhatian. Bukan karena banyak bicara, bukan juga karena mencoba menarik perhatian siapa pun, tapi justru karena sikapnya yang sederhana dan misterius.
Dari sekian banyak orang di ruangan itu, entah kenapa hanya dia yang selalu berhasil membuat rasa penasaran muncul setiap hari.
Tatapan sekilas di lorong kantor, obrolan singkat seperlunya, hingga momen saling diam yang terasa berbeda dari biasanya.
Saat itu belum ada yang namanya cinta.
Hanya rasa penasaran seorang lelaki terhadap seorang perempuan yang baru hadir di kehidupannya.
2025
Memasuki awal tahun 2025, semuanya justru berjalan di luar dugaan.
Bukannya semakin dekat, hubungan kami malah dipenuhi ejekan kecil dan perdebatan receh hampir setiap hari.
Saling ledek.
Saling balas omongan.
Kadang membuat rekan kerja lain ikut tertawa melihat tingkah kami.
Aneh memang…
Semakin sering bertengkar, semakin sering juga kami mencari keberadaan satu sama lain.
Seolah hari terasa kurang lengkap kalau belum saling usil.
Tidak ada yang sadar, bahwa di balik pertengkaran kecil itu, perlahan mulai tumbuh rasa nyaman yang sulit dijelaskan.
2025
Waktu terus berjalan hingga akhirnya bulan Agustus 2025 datang membawa keberanian baru.
Untuk pertama kalinya, komunikasi yang sebelumnya hanya sebatas candaan dan ejekan mulai berubah menjadi percakapan yang lebih hangat.
Mulai ada perhatian kecil.
Mulai ada saling menanyakan kabar.
Mulai ada rasa ingin mendengar cerita satu sama lain lebih lama dari biasanya.
Dari yang awalnya hanya rekan kerja, perlahan berubah menjadi seseorang yang selalu ingin dicari setelah hari panjang di kantor selesai.
Dan di titik itu, saya sadar…
Perempuan yang dulu sering saya ejek ternyata adalah perempuan yang paling ingin saya bahagiakan.
2025
Akhir Agustus 2025 menjadi momen yang tidak akan pernah saya lupakan.
Di tengah segala proses saling mengenal, tumbuh satu keyakinan besar di dalam hati:
“Perempuan ini adalah tujuan akhir dari perjalanan panjang saya.”
Bukan lagi tentang rasa penasaran.
Bukan lagi tentang pertengkaran kecil di kantor.
Melainkan tentang seseorang yang ingin saya perjuangkan dengan serius.
Dan pada akhirnya, saya memutuskan satu hal besar:
Di tahun 2026, saya ingin mempersunting perempuan itu.
Perempuan yang awalnya datang sebagai rekan kerja…
namun perlahan berubah menjadi rumah bagi hati saya.
Siapa sangka… Hubungan yang dimulai dari rasa penasaran, dipenuhi pertengkaran kecil, dan dihiasi candaan setiap hari, justru berakhir menjadi sebuah perjalanan cinta yang serius.
Kadang, cinta memang datang dengan cara yang unik. Bukan lewat pertemuan yang sempurna, tapi lewat dua orang yang tanpa sadar saling tumbuh bersama setiap harinya. Dan mungkin… akhir tahun 2024 itu bukan sekadar pertemuan biasa.
Melainkan awal dari cerita menuju “selamanya.”
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Ucapan Selamat & Do'a